HOME
Home » Ekonomi » 3 Poin Penting Pembahasan Tax Amnesty di Istana Negara

3 Poin Penting Pembahasan Tax Amnesty di Istana Negara

Posted at April 25th, 2016 | Categorised in Ekonomi

CuitNews, Jakarta | Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan ada tiga poin utama yang dibahas dalam rapat terbatas (ratas) mengenai tax amnesty.

Pertama, mengenai progres pembahasan di DPR, di mana sudah mulai sepekan lalu, yakni sejak awal minggu, telah dilakukan rapat kerja pertama antara pemerintah dengan komisi XI DPR.

Kemudian, lanjut Bambang, ada konsultasi antara pimpinan di DPR dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, saat ini komisi XI sedang mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dan kunjungan kepada berbagai stakeholder, mulai dari pakar, para pelaku terkait pajak, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan juga pihak-pihak lain yang diperkirakan memahami atau terdampak dari adanya tax amnesty.

“Tentunya kami berharap pembahasan akan berjalan mulus, sehingga UU (Tax Amnesty) ini bisa diselesaikan secepatnya,” papar Bambang, usai ratas tax amnesty, di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Kedua, Bambang juga melaporkan kepada Jokowi hasil dari G20 di Washington, Amerika Serikat (AS). Salah satunya menegaskan akan berlakunya automatic exchange of information atau pertukaran data secara otomatis untuk informasi pajak.

Bambang mengungkapkan, sampai saat sidang kemarin, hanya tinggal dua negara di dunia yang belum menandatangani yaitu Bahrain dan Panama.

“Mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini kedua negara itu sudah menandatangani kesepakatan, sehingga tidak ada lagi negara-negara yang mencoba menyembunyikan uang-uang yang sebenarnya yang seharusnya dilaporkan ke otoritas pajak yang relevan,” jelas dia.

Ketiga, dibahas juga mengenai perlunya kepastian hukum bagi calon peserta tax amnesty. Bambang menguraikan, dalam ratas yang dihadiri oleh Kejagung, Kapolri, Menkumham, PPATK, serta OJK, juga ditegaskan bahwa salah satu elemen penting keberhasilan tax amnesty adalah adanya kepastian hukum bagi para peserta atau calon peserta dari tax amnesty.

“Artinya kerahasiaan data itu nomor satu, kemudian kedua data yang disampaikan nanti tidak bisa dijadikan sebagai bukti permulaan maupun dalam tahap penyelidikan dan penyidikan, dan siapa pun yang membocorkan data tersebut justru itulah yang dikenai tindak pidana. Jadi ini hal-hal penting perlu kesepakatan semua pihak agar tax amnesty kalau nanti UU selesai bisa berjalan dengan sukses,” bebernya.

kw:

    negara yg terdampak dgn tax amnesty

Apa pendapat Sobat tentang artikel ini?

Komentar

No comment for 3 Poin Penting Pembahasan Tax Amnesty di Istana Negara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to 3 Poin Penting Pembahasan Tax Amnesty di Istana Negara

More Related Post

Ilustrasi: Logo Bank Indonesia

Pengertian Reverse Repo dan BI Rate

Posted at 25 April 2016

CuitNews, Jakarta | Bank Indonesia (BI) berencana untuk mengeluarkan kebijakan moneter baru pada Jumat 14 April ini. Kebijakan yang dikeluarkan oleh bank sentral itu... Read More

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Bank Indonesia Bocorkan Kunci Sukses Pelaksanaan Tax Amnesty

Posted at 25 April 2016

CuitNews, Jakarta | Bank Indonesia (BI) membeberkan kunci sukses pelaksanaan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dihadapan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat... Read More

About Us

Cuitnews.com menyajikan informasi edukatif, unik, dan media portal yang fokus pada berita Nasional, Internasional, Teknologi, Entertainment, Ekonomi, Bursa Saham dan lainnya.

Contact us: a[at]cuitnews.com

Social Media

twitterfacebookgplusyoutubeinstagram
bpjs kesehatan blog
find car insurance quotes