HOME
Home » Ekonomi » featured » Pengertian Reverse Repo dan BI Rate

Pengertian Reverse Repo dan BI Rate

Posted at April 25th, 2016 | Categorised in Ekonomi, featured

CuitNews, Jakarta | Bank Indonesia (BI) berencana untuk mengeluarkan kebijakan moneter baru pada Jumat 14 April ini. Kebijakan yang dikeluarkan oleh bank sentral itu bertujuan agar kebijakan moneter Indonesia bisa berjalan sesuai dengan harapan, utamanya dalam mendukung laju perekonomian Indonesia di masa-masa yang akan datang.

Sayangnya, BI masih tampak ‘malu-malu’ untuk membeberkan secara rinci mengenai kebijakan moneter baru itu. Padahal, informasi mengenai instrumen kebijakan moneter terbaru yang disiapkan bank sentral ini sudah beredar di kalangan ekonom dan bankir sejak awal pekan. Namun, BI berkilah kebijakan moneter baru tengah digodok dan dikaji secara mendalam.

Ada dugaan, instrumen baru itu berkaitan dengan penggunaan acuan bunga Reverse Repurchase Agreement (Repo). Pengertian Reverse Repo merupakan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) dari BI kepada perbankan dengan syarat akan dibeli lagi oleh BI pada jangka waktu tertentu. Tingkat bunga acuan Repo saat ini di angka 5,5 persen, sedangkan BI rate di 6,75 persen.

Penggunaan acuan Reverse Repo ini diperkirakan akan memiliki dampak positif bagi industri perbankan, utamanya dalam mendorong penurunan tingkat suku bunga baik tingkat suku bunga tabungan maupun dampaknya terhadap turunnya tingkat suku bunga pinjaman. Bahkan, diperkirakan akan memiliki dampak positif bagi banjirnya likuiditas di perbankan Tanah Air.

Artinya, likuiditas yang banjir akan mendorong perbankan menyalurkan kredit lebih optimal dengan tingkat suku bunga kredit yang lebih rendah dari sebelumnya atau bisa menawarkan tingkat suku bunga single digit. Pada ujungnya, alur itu akan mampu menggairahkan aktivitas ekonomi di Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, belum diketahui pasti apakah Reverse Repo ini akan menggantikan posisi BI rate sebagai acuan. Atau mungkin Reverse Repo hanya menjadi pendamping dari acuan yang sudah ada yakni BI rate. Artinya, Reverse Repo dan BI rate akan bersama-sama menjadi acuan bagi industri perbankan Indonesia dalam menentukan tingkat suku bunga.

Kendati demikian, perlu diketahui bahwa Reverse Repo memiliki perbedaan yang cukup mendasar dengan pengertian BI rate. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Reverse Repo merupakan transaksi penjualan SUN dari BI kepada perbankan dengan syarat akan dibeli lagi oleh BI pada jangka waktu tertentu.

Mengutip laman resmi Bank Indonesia, Reverse Repo Surat Utang Negara dapat dilakukan setiap hari kerja dan dilakukan dalam rangka kontraksi moneter dengan mekanisme lelang. Ada beberapa mekanisme transaksi Reverse Repo yakni pertama, dilakukan dengan prinsip penjualan untuk dibeli kembali (sell and buy back).

Kedua, pada saat first leg, Bank Indonesia memindahkan pencatatan kepemilikan SUN yang ditransaksikan ke rekening perdagangan surat berharga milik bank. Ketiga, pada saat second leg, bank wajib menjual kembali SUN ke Bank Indonesia. Sementara itu, suku bunga acuan atau BI rate adalah tingkat suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan diumumkan kepada publik.

BI rate diumumkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan dan diimplementasikan pada operasi moneter yang dilakukan Bank Indonesia melalui pengelolaan likuiditas (liquidity management) di pasar uang untuk mencapai sasaran operasional kebijakan moneter.

Sasaran operasional kebijakan moneter dicerminkan pada perkembangan suku bunga Pasar Uang Antar Bank Overnight (PUAB O/N). Pergerakan di suku bunga PUAB ini diharapkan akan diikuti oleh perkembangan di suku bunga deposito, dan pada gilirannya suku bunga kredit perbankan.

Dengan mempertimbangkan pula faktor-faktor lain dalam perekonomian, Bank Indonesia pada umumnya akan menaikkan BI rate apabila inflasi ke depan diperkirakan melampaui sasaran yang telah ditetapkan, sebaliknya Bank Indonesia akan menurunkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan berada di bawah sasaran yang telah ditetapkan.

Namun demikian, Reverse Repo ini bukanlah barang baru bagi industri perbankan. Sebab, beberapa bankir sudah mengetahui secara mendalam apa itu Reverse Repo. Bahkan, beberapa bankir menyambut baik rencana penggunaan Reverse Repo itu, karena dianggap memberi dampak positif bagi aktivitas perbankan di Indonesia.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyambut baik jika BI benar-benar menerbitkan instrumen baru bagi kebijakan moneter. Hal ini akan membuat likuiditas semakin longgar karena disparitas di Pasar Uang Antara Bank (PUAB) dengan deposito semakin sempit.

“Yang penting deposito turun, kan deposito hubungannya sama likuiditas interbank kita dan lending facility BI dengan deposito makin sesuai arahnya ke suku bunga rendah. Selama ini ada disparitas, PUAB bisa empat sampai lima persen tapi deposito tujuh persen,” jelas dia.

Sementara itu, CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi‎ membenarkan bahwa industri perbankan, khususnya Citibank Indonesia menyambut positif kebijakan yang akan dikeluarkan oleh BI mengenai Repo, apalagi akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Dukungan itu lantaran akan memberikan dampak baik terhadap laju ekonomi Tanah Air.

“Dampak ke Citibank dan perbankan lainnya menurut saya positif. Kebijakan tentang single digit, tentang penurunan BI rate tiga kali sehingga membawa interest rate perbankan lebih rendah lagi,” kata Batara.

Direktur Utama BTN Maryono pun mengungkapkan hal senada dengan kedua bankir sebelumnya. “Kalau sudah diluncurkan, itu akan memberikan dampak yang positif karena kita tidak hanya mengacu pada BI rate tapi juga mengacu pada Repo deposito mingguan yang bunganya lebih rendah. Sehingga ini bisa mendorong bank menurunkan suku bunga,” kata Maryono.

Dalam sebuah kesempatan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut, rencana Bank Indonesia yang akan menggunakan acuan bunga Reverse Repo adalah hal baik. Tujuannya agar kebijakan moneter yang dijalankan BI sesuai yang diharapkan.

Namun sayangnya, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini enggan bicara lebih jauh mengenai rencana yang akan dijalankan oleh bank sentral tersebut. Dirinya masih akan menunggu BI mengumumkan secara resmi instrumen kebijakan moneter baru itu.

“Itu sebenarnya memang BI sedang mengkaji mengenai instrumen kebijakan mereka yang namanya BI rate itu. Bagaimana kajiannya saya enggak mau cerita dulu biar mereka dulu yang ngomong,” tutup Darmin.

Terlepas dari itu semua, mau tidak mau semua pihak masih harus menunggu secara pasti penjelasan dari BI mengenai kebijakan moneter baru itu. Apapun itu, tentu ada harapan agar perekonomian Indonesia bisa membaik dan masyarakat bisa menikmati pertumbuhan ekonomi yang berkualitas termasuk didalamnya menikmati tingkat suku bunga single digit.

kw:

    reverse repo di malaysia, pendapat mengenai reverse repurchase agreement, pengertian kebijakan reverse repo, pengertian repo dengan kesehatan, pengertian repo rate

Apa pendapat Sobat tentang artikel ini?

Komentar

No comment for Pengertian Reverse Repo dan BI Rate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Pengertian Reverse Repo dan BI Rate

More Related Post

Obat Batuk Anak Secara Alami

Obat Batuk Anak Secara Alami

Posted at 18 June 2016

Artikel ini menjelaskan obat batuk anak secara alami yang banyak ditanyakan oleh orang tua, khususnya orang tua baru memiliki anak pertama. Bunda tidak perlu... Read More

Inilah Nikmat Bismillah Dalam Bisnis

Posted at 15 June 2016

Bismillah selalu diucapkan saat mengawali Bisnis, InsyaAllah Sukses. Artikel ini CuitNews adalah rangkuman dari tausyiah pagi yang disampaikan oleh member groupsyariahsaham menjelang opening market saham... Read More

About Us

Cuitnews.com menyajikan informasi edukatif, unik, dan media portal yang fokus pada berita Nasional, Internasional, Teknologi, Entertainment, Ekonomi, Bursa Saham dan lainnya.

Contact us: a[at]cuitnews.com

Social Media

twitterfacebookgplusyoutubeinstagram
bpjs kesehatan blog
find car insurance quotes