Skip to content
The Ultimate Cryptocurrency Guide: Bitcoin, Altcoin, Mining, Wallets, Exchanges, and ICOs

CuitNews: The Ultimate Bitcoin and Cryptocurrency Guide

Bitcoin, Altcoins, Blockchain, Mining, Wallets, Exchanges, ICOs

  • Home
  • Bitcoin
  • Altcoins
  • Blockchain
  • Wallet
  • Exchanges
  • ICO
  • Write for Us
  • Toggle search form
Inilah Bagian Paling Jorok di Kamar Hotel

Inilah Bagian Paling Jorok di Kamar Hotel

Posted on 11 June 202212 October 2022 By Bang Cuit

Di balik segala upaya untuk menjaga kebersihan hotel, inilah bagian paling jorok di kamar hotel, hal ini berdasarkan pada kenyataannya tata cara pembersihan, jadwal, dan penilaian pegawai tentang kebersihan berbeda-beda dari satu hotel ke hotel lain.

Jadi, jangan heran kalau ada hotel yang tampaknya bersih, tapi ternyata menyembunyikan banyak bakteri di beberapa tempat atau benda dalam kamar hotel, entah pada seprei atau pada perangkat kendali jauh.

Inilah bagian paling jorok di kamar hotel berdasarkan sejumlah penelitian tentang kebersihan kamar hotel mengungkapkan beberapa hal jorok yang secara sah memang berbahaya bagi kesehatan.

Yang paling sering jorok adalah cangkir dan gelas, perangkat kendali jauh (remote control), saklar lampu, tuas-tuas kamar mandi, dan bahkan ranjang.

Debu, jamur, dan kuman bukan hanya tersembunyi dalam celah gelap tak terlihat seperti pendingin udara, tapi juga di tempat terbuka.

Uji patogen pada suatu penelitian terkini mendapati bahwa remote control merupakan tempat berkembang biaknya ribuan bakteri semisal E. coli (bukan bakteri sehabis “coli”, tapi bakteri ini biasa ada pada tinja), staph, dan MSRA yang gampang menular serta mematikan.

Itu belum bicara soal ranjang. Penyidikan menggunakan kamera tersembunyi, mata telanjang, dan lampu UV menyingkap sejumlah hal menjijikkan di bawah seprei, misalnya potongan kuku, rambut, bantal belum diganti, dan sejumlah tetesan cairan tak dikenal — walaupun terlihat bersih.

Penelitian juga menemukan bahwa banyak tempat yang kerap disentuh seperti saklar lampu, telepon, dan gagang kamar mandi ternyata jarang dibersihkan sehingga menjadi tempat mangkalnya patogen.

Demikian juga dengan tempat kita mencuci tangan. Sama halnya dengan meja tempat gelas dan cangkir, yang juga dipenuhi bakteri.

Lokasi dan benda yang patut diwaspadai di dalam kamar hotel

Beberapa lokasi dan benda yang harus kamu waspadai ketika berada di dalam kamar hotel diantaranya perlatan makan (gelas, piring, sendok, dan lainnya), bak mandi, dan seperei.

Read also  Metode Paling Ideal Menurunkan Tekanan Darah

Berikut ini penjelasannya

Gelas dan cangkir

Inilah Bagian Paling Jorok di Kamar Hotel
Gelas-gelas di kamar hotel termasuk benda yang paling banyak dikerumuni bakteri. (Sumber oyster.com via news.com.au)

Gelas yang tampak berkilau dekat wastafel kemungkinan besar sudah ada sana untuk waktu yang cukup lama. Diduga, mug dan gelas merupakan yang paling kotor dan berbahaya di dalam kamar. Kenapa?

Seperti terbukti dari beberapa kali pengintaian menggunakan kamera tersembunyi, gelas sering kali dibersihkan dalam wastafel tanpa menggunakan sabun.

Gelas lalu dikeringkan dengan handuk dan ditaruh kembali dengan berhiaskan tutup gelas yang indah. Sepertinya telah dibersihkan, ternyata belum.

Bisa lebih buruk dari itu. Sejumlah penelitian menyebutkan adanya praktik lazim di hotel untuk membersihkan gelas menggunakan zat kimia seperti pembersih jendela atau membersihkannya menggunakan sarung tangan yang barusan dipakai membersihkan toilet. Kadang-kadang handuk pengering gelasnya pun kotor.

Beberapa pegawai terekam kamera tersembunyi sedang membersihkan gelas menggunakan handuk di dalam kamar mandi, atau dengan handuk yang sama yang dipakai untuk permukaan kering seperti dudukan toilet.

Bak Mandi

Ada saja orang yang menolak mandi di hotel. Apa alasannya? Ini faktanya, ada ratusan, bahkan ribuan, orang yang pernah mandi di dalam bak yang sama.

Tapi yang lebih menyeramkan adalah kemungkinan bak itu dibersihkan menggunakan bahan kimia beracun dan hanya sekedar diseka sesudahnya. Atau, lebih buruk lagi, seperti nasib gelas tadi, yang dibersihkan menggunakan handuk yang dipakai untuk toilet.

Beberapa permukaan lain yang tentu saja wajib bersih adalah countertop dan gagang wastafel, walaupun dalam kenyataannya tempat-tempat itu juga memiliki risiko tinggi keberadaan bakteri dan patogen, karena terjadinya pencemaran silang oleh penggunaan handuk yang sama untuk semua proses pembersihan.

Read also  Cara menyembuhkan penyakit dengan buah dan sayur

Seprei

Kita membayangkan bahwa ranjang merupakan suatu tempat aman dalam kamar hotel. Kita meluangkan paling banyak waktu kita di antara selimut sambil meringkuk di sebelah bantal.

Beberapa hotel memang mengganti pernak pernik ranjang secara sering, ternyata bantal, selimut, dan pelapis ranjang tidak diganti.

Bahkan, terkuak jadwal pembersihan yang hanya mensyaratkan seprei, selimut, dan pelapis ranjang hanya dibersihkan setiap 3 bulan. Rekaman video tersembunyi memergoki seorang pegawai yang sekedar menepuk-nepuk bantal, tapi tidak mengganti lapisan luarnya.

Parah sekali, karena mata, mulut, dan hidung kita bersentuhan langsung dengan bantal sehingga kita terpapar pada kuman, penyakit, atau apapun yang ditinggalkan orang sebelum kita. Kedinginan di waktu malam dan mengambil selimut tambahan? Selimut itupun jarang diganti.

Kita tidak bisa menunjuk secara pasti kenapa ada praktik kebersihan yang tidak selayaknya pada beberapa hotel. Tapi ada sejumlah dugaan, misalnya karena gaji pegawai kebersihan bukanlah yang terbaik.

Pembersih yang diupah untuk membersihkan kamar biasanya bergaji sekedarnya dan seringkali tidak mendapat tip. Dengan demikian, hal ini memberi insentif yang lemah baginya untuk bekerja lebih guna memastikan kamarnya 100 persen bersih dan sehat.

Masih serupa dengan itu, pegawai kebersihan biasanya diwajibkan membersihkan beberapa kamar dalam waktu singkat sehingga mereka mengambil jalan pintas, apalagi di resor yang besar.

Bayangkanlah jika sebuah hotel dengan 1.000 kamar yang setengah tamunya baru keluar pada siang hari dan tamu-tamu baru masuk pada pukul 15.00 sore. Hanya ada segelintir pegawai untuk membersihkan sekitar 500 kamar dalam waktu 3 jam.

Lagipula, selagi liburan, tidak ada yang peduli dengan kekacauan yang kita ciptakan. Bahkan, untuk resor kecil pun, bisa diduga ada kekurangan pegawai di sektor kebersihan.

Read also  Cara pertolongan pertama pada penderita Stroke

Selain gaji rendah dan kemungkinan kekurangan orang, para pegawai beberapa hotel mungkin tidak diperlengkapi dengan pasokan alat kebersihan yang cukup.

Ada beberapa petugas kebersihan yang terlihat memasukkan semua sapu, lap, busa dan zat pembersih dalam satu ember, yang tentunya menjurus kepada pencemaran silang yang berbahaya.

Kalau begitu, jangan heran bahwa bakteri ada di hampir semua permukaan. Terlebih lagi, pegawai hotelnya mungkin kurang terlatih tentang cara sanitasi, atau memang tidak peduli akan bahayanya sekiranya ia mengambil jalan pintas.

Tips Aman

Lalu, apakah itu berarti kita sebaiknya tak menginap di hotel? Bukan begitu. Paparan tersebut tak menghalangi kita menikmati hotel, karena tidak semua penginapan itu jorok.

Tapi kalau masih khawatir, mungkin cara-cara ini bisa digunakan untuk memastikan keamanan:

1. Membawa sanitasi anti bakteri untuk tangan, kantong plastik, atau bahkan cangkir serta sarung bantal sendiri.

2. Ambil kain pembersih di kamar mandi dan teteskan sedikit cairan sanitasi tangan. Usap semua tempat bermasalah seperti saklar lampu, remote TV, gagang pintu, telepon, jam radio, keran, dan dudukan toilet. Sepertinya berlebihan, tapi hal itu memusnahkan lebih dari 80% kuman yang tersisa.

3. Gunakan handuk tangan untuk melapisi countertop di kamar mandi sebelum menempatkan pernak-pernik mandi.

4. Lempar bantal kursi ke lantai, karena kemungkinan memang di situ lah biasanya ia berada.

5. Kalau masih khawatir tentang remote control, bungkuslah dengan penutup kepala atau kantong plastik.

Artikel ini hanya memuat sebagian dari bagian paling jorok di kamar hotel, masih ada masalah-kebersihan lainnya di hotel yang kadang lebih jorok dari yang kita sudah ketahui.

Kesehatan Tags:fakta hotel

Post navigation

Previous Post: 5 Misteri Dunia yang Sulit di Jelaskan
Next Post: 10 Kota Terburuk di Dunia Untuk Mencari Kerja

Related Posts

Alasan Tes Darah itu Penting 6 Alasan Tes Darah itu Penting Kesehatan
jenis penyakit saraf 4 Jenis Penyakit Saraf Yang Harus Dipahami Kesehatan
Penyebab Gusi Bengkak - Cuitnews 4 Penyebab Gusi Bengkak Sakit Dan Cara Mengurangi Nyeri Kesehatan
Penyebab Buang Air Besar Tidak Lancar dan Tips Mengatasi Penyebab Buang Air Besar Tidak Lancar dan Tips Mengatasi Kesehatan
Ciri-ciri Jantung Lemah pada Wanita 5 Ciri-Ciri Jantung Lemah pada Wanita yang Harus Dipahami Kesehatan
fakta tentang otak 40 Fakta Tentang Otak Manusia Kesehatan

Recent Posts

  • Bitcoin Transaction Pending and How to Fix It?
  • Coin Offering ICO: The Top 7 Must-Watch Crypto Projects of 2025
  • Best Ethereum Wallets MetaMask: Top Secure for Ethereum (ETH)
  • Best Crypto Wallets Coinbase Secure, Fast, and Easy to Use
  • Can Bitcoin Be Hacked? A Comprehensive Security Guide

Popular Posts

  • About CuitNews
  • Editorial Team
  • Vision & Mission
  • Contact Us
  • Write for Us
  • Bitcoin
  • Altcoins
  • Blockchain
  • Exchanges
  • Wallet
  • ICO
  • Terms and Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap

About CuitNews

CuitNews brings you the latest insights and updates on Bitcoin, altcoins, cryptocurrency exchanges, ICOs, and digital wallets. Stay ahead of the curve with our expert analysis and comprehensive coverage on all things crypto.

Copyright © 2026 CuitNews: The Ultimate Bitcoin and Cryptocurrency Guide.

Powered by PressBook Media WordPress theme

We use cookies to ensure that we give you the best experience on our website. If you continue to use this site we will assume that you are agree & happy with it.